Senin, 07 September 2015

Berita Gosip Terbaru Capcus





Perang Dua Bintang...dikutip dari blog : Hery Azwan



Menarik juga melihat “perang bintang” Duo Maia vs Mulan Jameela. Perang ini tampaknya produk derivatif persoalan internal Maia-Dhani.Malam Minggu 12/1/2008 SCTV menampilkan Mulan Jameela. Sementara di jam yang sama RCTI menampilkan Hit Reborn.
Pertempuran dua artis ini secara tidak langsung juga perang stasiun tv. Bahkan Silet, acara infotainment yang tayang di RCTI di-blocking untuk memberitakan peluncuran Duo Maia.
Di pihak lain, SCTV seperti menjadi official station peluncuran Mulan Jameela. Tampaknya sudah ada kontrak panjang untuk tour Mulan Jameela bersama SCTV di berbagai kota. Kedua stasiun tv tersebut rupanya telah mempraktikkan head to head war.
Dari sisi musikal, lagu yang diusung Mulan, “Makhluk Tuhan yang Paling Seksi” memiliki keunikan tersendiri atau dalam marketing disebut diferensiasi. Pada lagu MTYPS Dhani bahkan dengan berani memasukkan suara (seperti) orang mengaji. Untungnya, sebelum diprotes, Dhani lebih dulu menjelaskan bahwa bacaan itu bukanlah bersumber dari Al Quran, melainkan sekedar lagu berbahasa Arab.
Gaya Mulan dalam lagu ini juga terlihat berbeda dengan gayanya saat masih di Ratu. Di sini Mulan didandani dengan konstum ala India. Eksperimen tema India ini mengingatkan apa yang pernah dilakukan oleh Ahmad Albar tahun 80-an dengan lagu Zakia dan berhasil menuai sukses.
Namun sayang, pada setiap show, Mulan dan band pengiring tidak berani tampil live. Akibatnya kenikmatan penonton berkurang dan merasa dibohongi. Musik yang banyak tambahan remix-nya barangkali saja menyulitkan pemain band jika harus tampil total live.
Apalagi sebelum akhir lagu, dengan bantuan teknologi mixing, ada suara Mulan yang berlenggok seperti Cher dalam lagu Believe. Tehnik ini mustahil bisa dilakukan Mulan secara live.
Belum lagi ditambah penyanyi Arab di awal lagu. Masa harus ditenteng keliling Indonesia. Mahal amat… Barangkali begitulah dasar pemikiran Dhani tidak menampilkan Mulan secara live.
Dari judulnya yang unik, Dhani memang layak diacungi jempol. Kalau nggak dibilang genius, ya “gila”. Sangat transparan, judul lagu ini ingin mengatakan Mulan sebagai makhluk Tuhan yang paling seksi. Kurang jelas apakah ini bertujuan “mengompori” Maia.
Pemilihan “Jameela” yang artinya ‘cantik’ sebagai nama belakang Mulan juga sangat jitu. Terbukti penonton langsung akrab dengan nama ini. Sekali lagi Dhani memang ahli branding nomor wahid.
Sementara itu, lagu Duo Maia kelihatan sangat easy listening, terutama lagu Ingat Kamu. Lirik yang mengingatkan kita pada lagu Dina Mariana tahun 80-an ini sangat ringan. Di radio-radio sudah sering di-request.
Bahkan menurut pemberitaan, bajakannya sudah beredar. Sehari bisa laku 15 keping per lapak. Padahal album aslinya belum keluar. Dari sini dapat diprediksi kalau album ini akan meledak.
Sosok Meychan yang menurut Dhani tidak secantik Mulan juga menimbulkan penasaran masyarakat. Pada acara Hit Reborn kelihatan Meychan agak sedikit grogi. Kualitas vokalnya cukup lumayan, bahkan bisa sedikit nge-rock. Dia juga bisa bermain gitar, sesuatu yang tidak bisa dilakukan penyanyi Ratu sebelumnya.
Dalam album ini, lagu yang baru cuma dua, satunya lagi berjudul Emang Gue Pikirin. Kelihatan Maia sangat tergesa-gesa menyelesaikannya. Mungkin menurutnya, yang penting launching dulu. Toh tidak semua lagu di sebuah album harus baru. Banyak lagu lama yang bisa didaur ulang dengan aransemen baru dan masih enak didengar.
Tampaknya lagu EGP ini curhat Maia sehubungan dengan masalah yang dihadapinya akhir-akhir ini. Tidak seperti TTM yang menjadi trend setter, istilah EGP menurut saya tidak bakal mewabah karena jauh sebelum ini istilah EGP memang pernah top. Jadi masa keemasannya sudah lewat. Lagu ini sekedar menggarisbawahi saja jargon yang sudah pernah ada.
Demikianlah, kesuksesan sebuah album tidak semata-mata ditentukan oleh content tetapi juga context. Tanpa didukung strategi marketing yang tepat sebuah album tidak dapat berbicara banyak. Album yang sukses harus melibatkan branding, riset pasar, promosi dan kemasan yang pas.
Akhirnya, saya lebih cenderung melihat pertempuran ini akan dimenangkan oleh Duo Maia. Mengapa? Lagunya gampang banget diikutin. Selera mayoritas rakyat kita kan seperti itu. Bayangkan, Kangen Band aja yang menurut saya tidak memenuhi kaidah musikal, banyak yang suka.
Selain itu, dukungan RCTI tampaknya juga sangat menentukan. Belum lagi hari Sabtu kemarin semua koran nasional memberitakan launching grup baru ini.
Weleh-weleh, kurang kerjaan banget sih gue. Masalah ginian aja yang gak penting banget dikomentari. Dasar…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar